RSS

Pindahan Tulisan Bahasa Indonesia

Dear pembaca, untuk kedepannya tulisan dalam bahasa Indonesia di blog ini bakalan aku pindahkan ke blog aku yang lain "Nona Backpacker" biar gak bingung bacanya.. thanks!


Domodedovo Moscow-Welcome to Russia! (Arrival-Day1)

After a long flight roughly 14 hours all you wanted is a great sleep in your accommodation place, just sleep. A proper one in a real bed.

Untuk trip Jakarta-Bangkoknya ngga perlu di share lah ya... sebab main eventnya di Rusia!

Got off the plane straight to the immigration lines, if you need to go to toilet better do it before your plane landing. The queue at the toilet before immigration is as crazy as the immigration queue it self. Sebelum pesawat landing, ada bagusnya cuci muka sikat gigi sama dandan lah ya. Biar lebih presentable di depan imigrasi.

Passport di persiapkan beserta file dokumen yang isinya copy bookingan sama visa support letter.

Domodedovo ngga terlihat cetar baday. Ngga banyak tulisan dalam bahasa inggris dan tradaaa minim banget petugasnya pakai bahasa inggris. Airportnya standard Eropa, bisa aku bilang kecil sih sebagai airport utama ibukota (ada total 3 airport di Moscow).

Dan benar wanti2 dari beberapa blog dalam dan luar negri soal antrian imigrasi Domodedovo yang semrawut--no really such as antrian bo! ganas! Kita jadi ngikut rombongan sesama asia somehow orang Thailand semua yang di lajur  kita. Sebelnya mereka juga main lewat aja ngga ada antriannya gara2 temen2nya di depan jadi ngikut maju satu2.

Untuk imigrasinya sendiri, wajah jutekitu biasa, jutek plus dingin itu hal yang umum di Rusia. Memang bawaan oroknnya seperti ini laki2 ataupun perempuan.

Passport kita di minta, no question asked, ngga di tanya apa2 kok at least waktu giliran gue. Cuma scan finger print trus stempel. Nantrinya mungkin sekita 1 jam tapi proses imigrasinya sendiri gak sampe 5 menit kok.

Nanti di kasih lembar/kartu imigrasi. Lembar ini sangat penting. Jangan sampai hilang.

Lembar Imigrasi Rusia, jangan sampai hilang!
Kartu imigrasi ini sangat penting sebab untuk setiap pelaporan kedatangan (di hostel atau hotel) lembar ini akan di minta.

Foto pake hp, dan kalau bisa minta orang hostel atau hotel buatkan 1 copy just incase (bayar lah kalau mereka minta bayaran buat copy tuh kertas--worthed kok). Kartu ini gak bisa di ganti kalau sudah hilang atau di curi.

Oh ya kalau sampai kejadian hilang, langsung urus di Regional Bodies of Domestic Affairs Domiciliary. Dan good lluck ya... ngurus chek in hotel di Rusia aja berabe gara2 kendala bahasa, kebayang gimana ngurus birokrasinya dengan kendala bahasa (yaeyalah ngurus surat2 kekecamatan pake bahasa indonesia aja berabe apalagi ke Rusia hahaahh... saya doaken sajalah dari jauh).

And yes, silahkan google, kalau lembar ini sampai hilang konsekuensinya bahkan sampai di tahan di airport, di persulit keluar dari Rusia dan untuk kedepannya ada kemungkinan masuk ke Rusianya lagi akan sangat susah/blacklisted.

Selesai imigrasi kita langsung ambil bagasi. Karena kelamaan di imigrasi jadilah tas kita di lost and found, udah ngga di conveyor lagi.

Dari Jakarta tas  ransel carrier aku di bungkus dengan plastic hitam sampah plsu di lakban, biar tas ngga nyangkut2 talinya. Pengalaman bawa carrier dengan tali temali riskan ngangkut dan tas sobek atau rusak.

Ilfil gak liat tas di bungkus gini? jangan salah di Rusia kek nya ini hal biasa kok!

Keluar dari ambil bagasi, otak masih roaming, mata ngantuk badan capek. Kita langsung cari ATM. Kita cuma bawa USD yang jumlahnya sekitar 300 dan memang cuma mau tarik ATM aja. Rubel nilai tukarnya di Indonesiajelek banget jadi lebih make sense kalau ambil langsung via ATM dengan konsekuensi kena Rp 30.000 per transaksi. Dan tiap transaksi cuma bisa ambil 5000 ruble maksimum. Jadi kalau mau ambil 15000 harus 3 kali transaksi.

Untuk CIMB kalau saldo di atas 10 juta rupiah, maka transaksi penarikan tidak di kenakan biaya apapun--ingat2 ya! tapi kalau saldo di bawah itu langsung kena 30k.

Dari hasil cari tau kita udah tau untuk ATM maestro sama cirrus gak bisa di pakai. Jadi untuk ATM Mandiri sama CIMB niaga bisa sebab keduanya pakai Mastercard sama Visa (walopun buka kartu kredit).

Letak mesin2 ATM ada di luar pintu kedatangan, langsung aja melipir belok ke kiri. Letak mesinnya setelah counter2 chek in airlines. Agak sedikit mojok. Ada 3 mesin berjejer. Ada 1 merah, ada 2 hijau. Kita n gantri yang di hijau sebab yang hijau lebih rame (asumsi pasti bank besar hahah)

ATM ijo pembawa bencana!

Temen aku kebetulan kartunya mandiri dan dia mau ambil dulu---aku jaga2 liat tuh mesin hanya dalam bahasa Rusia dengan Cyrillic, jadi aku rubah dulu dala, bahasa Inggris. Daaannn ternyata tewwweewww... transaksi pertama dia cancel, aku tanya.. kenapa? dia bilang PIN di mesin cuma 4 digit, sementara PIN ATM Mandiri dia 6 digit.

Terdiam.

Kita bilang ok, kan baru sekali, kali ini coba paksain 6 digit aja, masih ada sisa 1 kali coba kan (biasanya kan 3 kali ya ciiinn). Dan kita cobalah dengan 6 digit pelan2. Sampe menu penarikan, tariklah uang, dan klik continue.... tetiba bretttttttt layar langsung bilang PIN salah dan langsung balik ke layar awal, kartu ATM tertelan!!!!!

Nomor telepon ATMM yang sempat ke capture

Kami panik laaaaaaaahhh hahahah. Aku langsung foto nama mesin dan nomor hp. Berdiri celingukan liat kiri sama kanan, dan ada satu cewek yang mau pake tuh mesin. Kita langsung tanya bisa bantu ngga? dia kaga bisa bahasa inggris pulakkk hahaha.... ngga ada matinya kita translate pakai google translate dan kita kasih sama dia. Dia bilang ok. Dan liat layar ATM dan telepon bank langsung. Kita waooow banget sebab sebenarnya kita cuma mau tanya, kantor bank si atm ini ada apa ngga di airport, tapi berhubung ybs gak ngerti ya sudahlah. Dan dia baek banget langsung nelpon pake hpnya ke bank atm itu.

Cukup lama dia ngomong sama CS bank, kita sampe gak enak sebab mungkin dia lagi kejar flight atau mau jemput orang jadi ketahan sama kita. But thats people in Moscow sodara2---dibalik kerasnya muka mereka sebenarnya baek2 kok!

Akhirnya dia selesai ngomong dan dia bilang sorry no help... trus dia pinjam hp dan translate dari rusia ke inggirs dan liatin ke kita. Dia bilang harus urus di bank tersebut di kota moscow dan mereka gak bisa datang dan bongkar mesin. Jrenggg jreeengggg.....

Akhirnya ya sudah deh daripadadi awal sudah stress sendiri untung kita bawa internet banking, jadi tinggal di transfer aja ke CIMB aku. Kita test dulu pakeCIMB dan PIN tetap 6, ngga berubah...errrhh hahahah... ya sudahlah. Temen aku langsung blokir atm mandirinya dan kita lanjut untuk cari simcard.


Note>>>hati2 sama urusan PIN atm, mesin ATM sana memang agak lelet jadi kalau tekan pin penuh perasaan lah ya.

Ok Tips untuk simcard, kalau ngga benar2 butuh, ngga usah beli di airpot sebab lebih mahal. Tapi berhubung internet di airport pun harus registrasi dengan nomor lokal, alias ngga bias di pake langsung, terpaksalah beli yang di airport.

Review dari traveler yang ke Rusia ada beberapa sim card yang bagus. Tapi di airport kita akhirnya beli MTC. Harganya lumayan di getok 1000ruble. Padahal kalo di tengah kota paling harganya 300-400 ruble udah dapat 4giga data dan buat telepon local.

Tapi its ok lah sebab kita ber 3 untuk sementara waktu ngga masalah.

Udah beli simcard, kita yang udah lelah hayati masih harus cari cara ke hostel. Tadinya yang aku rencanain pake Aero express. Tapi iseng2 liat Uber, dan ternyata uber sampe hostel pas 1000rubel. Sedangkan kalau naik Aeroexpress kita bayar 300rubel perorang belum lagi harus lanjut dengan metro plus jalan ke hostel yang letaknyakitamasih belum tau.

Sepakat... nekad pake Uber.

Di titik ini kita udah yakin 1000persen bakalan langka banget supir yang bias Bahasa inggris (semua matamandang gue errrh) hahaha gue baru level 2 Bahasa Rusianyaaaaa... dan itupun kaga nerusin dan berhenti tahun 2014 (murid durjana hahaha).

Nekad tukar nama ganti dengan turlisan Cyrillic. Dan langsung di sambar sama sopir Uber. Namanya Aleksander (dengan tulisan Cyrillic).  Dia kirim pesan, yang gue langsung copas pake google. Dia Tanya di mana? gue translate balik di google translate "kita di exit C". dan gue tau banget namanya google translate suka ngawur hahah berharap dia ngerti. Dia jawab mobilnya warna putih... ok, kita keluar... Jreeenggg mulailah adventure.

Keluar dari airport, benar2 rasanya overwhelming.Kita capek berat, plus jarang banget dengar Bahasa Inggris, ngga ada petunjuk Bahasa Inggris juga. Jadilah gue coba ingat baca Cyrillic (sangat sangat sangat berguna). Di luar udah rame taksi2 yang nawarin diri, kadang ada yang sedikit agresif, jawab aja "Niet" atau kalau dalam "logat indonesia" lafalnya "Nyet" artinya NO.

Langsung dorong bagasi ke arah jalan. Janjian sama sopir. Bengong, alangkah banyaknya taksi dan mobil sedan warna putihhhh haiiyoohh hahaha

Berbahagialah, Soekarno hatta ngga se riweh Domodedovo. Siap2 aja yah hahah.... salah satu yang perlu kita syukuri dan bangga. Soeta ngga se amburadul Airport internasional ibukota Rusia.

Temen gue teriak, berapa 3 nomor terakhir mobilnya? gue cek sepintas aplikasi uber, teriak ke dia "Kia Rio Putih 750" dan kita liat puluhan mobil lewat, jreng gue liat KIA putih dan belakangnya 750 langsung gue ketok dong kaca sopirnya "hai, are you alenxander?" dia bengong dong hahahahha dan gue sodorin aplikasi Uber gue "dia bilang noooo " hahaha omg gue bingung dong, langsung bilang sorry. Pas gue perhatiin, kita bertiga ketawa ngakak, keknya 3 nomor belakang itu kode kota! jadi pada banyak yang akhirnya 750 GYAHAHAHAHAH!!

Akhirnya ketemu dengan mobil yang di maksud. Aleksander ngga bisa Bahasa inggris sama sekali untungnya orangnya ramah dan mau bantu angkat barang2 ke bagasi dia. Masih muda sekitar umur 20an, sedikit chubby dan murah senyum (ntah karena kami lucu dan norak ketawa  tiwi). Selama perjalanan aku coba lagi ngobrol Bahasa inggris, dia ketawa bilang gak lancer. Tapi dia usaha dan gue nangkep dikit2. Aku bilang, kamu t au kan kami dari mana? dia jawab "DA" artinya ya. Dia hobi main game dan ada gamenya grup orang Indonesia, jadi dia tau bendera Indonesia (hahah) kita translate pake google translate terus.

Domodedovo airport to Moscow, yay!

Sampe di tujuan, setelah nurunin barang, kita bengong soal lokasi hostel. Dia Tanya pake Bahasa Rusia tapi kita ngga ngerti, tapi ternyata dia Tanya soal alamat lengkap. Daaannn sodara2 dia antarkan jaan kaki bantu Tanya sana sini angkatin tas sampe depan hostel... ruaaarrrhhhhh biasaaaahhhhh!! akhirnya kita kasih dia tips 500rubel sebab dia baek bangeeeeedddd!

Kita sampe di hostel sekitar jam 7-8 malam. Tadinya pengen liat Red Square dikala malam. Tapi yang pasti aku salah prediksi soal summer di Rusia. Aku sering ke Eropa waktu summer tapi ngga pernah liat langit masih terang kek gini sampe kisaran jam 10-11 malam (di St. Petersburg malah kita ngalamin ngga ada malam sama sekali alias white night hahah). Jadilah mikir sia2 juga ke sana ngga dapat lampu dll. Jadinya kita bobok sajalah berhubung masih sedikit jetlag dan capek.

Oh ya jangan lupa minta/ingatkan hostel untuk registrasi passport/visa kita waktu check in.

Masa registrasi adalah 72 jam. Jadi  kalau datang ke Rusia dalam kurun waktu 3 hari ngga perlu registrasi.. Tapi kalau lebih dari 3 hari, wajib registrasi. Registrasi visa biasanya di lakukan oleh pihak hotel dan hostel karena sudah kewajiban mereka untuk melaporkan seluruh tamu2nya. Kalau kita tinggal di rumah teman atau pake couch surfing, silahkan atur sendiri pelaporan visa dengan tuan rumah ke kantor Passport and Visa Service (UVIR) terdekat.

Untuk review hostel aku kasih di tulisan yang beda ya!


#russia #moscow


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Backpacker Girls
Add blog to our blog directory.