RSS

Pindahan Tulisan Bahasa Indonesia

Dear pembaca, untuk kedepannya tulisan dalam bahasa Indonesia di blog ini bakalan aku pindahkan ke blog aku yang lain "Nona Backpacker" biar gak bingung bacanya.. thanks!


Showing posts with label syarat visa rusia. Show all posts
Showing posts with label syarat visa rusia. Show all posts

Itinerary Russia-How to & tips


Buat trip ke Rusia, aku masih rubah itinerary sampe berapa hari sebelum berangkat.

Apa aja sih isi itinerary itu?

Bagi aku itinerary itu isinya informasi komplit tentang traveling kita.
Mulai dari:

  • Jadwal dan nomer flight utama
  • Akomodasi-nomor booking, alamat (dan atau sisa payment yang harus di bayar)
  • Tempat tujuan wisata-detail transportasi untuk ke sana, tempat makan yang dekat dan tiket masuk
  • Jadwal dan nomer booking pesawat/kereta/bus antar kota
  • Tips2 penting menyangkut perjalanan
Buat itinerary itu bukan pekerjaan gampang. Kita pada dasarnya buat jadwal perjalanan dengan segala informasi yang kita punya dari hasil browsing internet dan juga hal2 yang kita suka.

Faktor yang kadang seling di lewatkan sama traveler waktu nyusun itinerary:
  1. Kesanggupan fisik pribadi dan teman yang traveling bareng
  2. Tingkat kenyamanan tiap traveler
  3. Hobby atau kesukaan pribadi atau teman yang traveling
  4. Keadaan cuaca
  5. Waktu yang di butuhkan untuk berpindah antar kota
  6. Keadaan keuangan
  7. Waktu/lamanya trip

Kesanggupan fisik pribadi dan teman yang traveling bareng
Tiap orang punya kesanggupan fisik yang berbeda. Faktor umur dan tingkat atletis seseorang pengaruh buat buat itinerary. Makanya aku sarankan untuk buatlah itinerary sendiri. Aku kuat jaan kaki 5km dan bisa aku lakukan dalam rentang waktu kurang dari 1 jam. Tapi belum tentu orang lain bisa. Untuk jarak 2 km aku sanggup lari bawa tas ransel isi 3-5kg kalau butuh buat ke stasiun kereta atau bus---juga belum tentu orang lain sanggup.

Aku kuat naik tangga bawa ransel 11 kilo sampe 3-4 lantai (5-10  lantai gue nggelinding aja). Ada yang kuat begadang di airport atau stasiun, ada yang langsung enter wind alias masuk angina Dst.

Belum lagi kalau ada teman yang baru operasi, atau banyak pantangan fisiknya. Ini semua pengaruh ke itinerary.

Tingkat kenyamanan tiap traveler
Ada yang tipe cuek kek gue, mau bobok di emperan alas jaket bodo amat. Mau mixed dorm sama cowok2 bule yang pake sempak doing atau cewek2 telanjang bulat bodo amiiirr... ada yang ngga bisa. Ada yang nyaman aja tidur di kursi airport ada yang harus tidur di Kasur. Ada yang ngga masalah naik bis ekonomi ada yang ngga pernah naik angkutan umum sama sekali.
Ada yang sampe panic attack kalo nyasar, aja yang cuex kek gue nyasar itu adalah adventure.

Yupp semua ini ngaruh banget sama itinerary

Hobby atau kesukaan pribadi atau teman yang traveling
Ada yang sukanya shopping meluluuuuu, ada yang hobinya nonton bola. Ada yang sukanya tamaaaaannnn aja hahah ada yang suka physical activities kek ski atau ice skating atau sepedaan keliling kota dst

Keadaan cuaca
Wahai teman2... tau ngga sehhhh kita tuh beruntung banget tinggal di Indonesia yang cuacanya kalo ngga panas... ya hujan.. hanya itu juga opsinya. Kalopun hujan baju waktu kita panas2 bisa aja di pake terus sebab temperaturnya ngga jauh beda.

Kalau di Negara 4 musim.. kagakkk bisaaaaa!!!

Ini juga factor yang herannya sangat di gampangkann sama traveler Indonesia.

Mo pake itinerary orang yang traveling di summer waktu winter?? heuuhh Ngebayanginnya aja gue udah ngilu.

Summer itu kebanyakan negara peak season. Seluruh taman outdoor cantik2. Musim semi juga enak buat jalan di luar. Tapi kalau sudah di shoulder season baju memang harus lebih tebal dan harus siap sedia payung dan jas hujan.

Untuk winter memang kesannya cantik,  tapi dinginnyaaa... dan kebanyakan Negara, tujuan wisatanya ditutup untuk renovasi di waktu winter ini.

Untuk Russia, hmmmm aku ngga  nyaranin deh buat winter. Yang pergi bulan Mei kemarin aja masih ketemu salju segubrak I Moscow. Kalau St Petersburg jangan Tanya deh.... bulan Juli aja masih ketemu plus 12c! apalagi winter!

Keadaan keuangan
Untuk yang satu ini juga bisa buat itinerary tiap orang itu beda. Ada yang baek2 aja untuk bayar tiket masuk museum 500ribuan ada yang sukanya free stuff aja. Ada yang gimana caranya nginap semurah mungkin kalau perlu free. Semua orang itu beda2.

Waktu/lamanya trip
Ada yang 10 hari ada yang 18 hari dan ada yang 1 bulan.

Gue tipe yang paling suka traveling santai. Buat apa masukin 14 kota dalam waktu 14 hari kek di uber2 orang gila.... namanya liburan ya cuyyy jangan kek marathon laaahh hahah yang ada capeknya luar biasa dan kesannya ngga dapat.

Maunya 10 hari liburan, dan pengennya 5 Negara... uhhmmm apa ngga di perhitungkan satu hari ada 24 jam.. apa ngga butuh tidur? istirahat? antar kota aja sekian jam.. gimana antar Negara? oh pake pesawat? di perhitungkan gak waktu dari kota ke airport dan sebaliknya?


Naaahhhh berdasarkan semua pertimbangan di atas dan masih banyak pertimbangan lainnya jadilah ini itinerary yang kemaren aku buat.

Untuk akomodasi dan detail penerbangan tentunya dah di hapus hahahah silahkan isi dengan hotel pilihan sendiri dan flight sendiri. Pokoknya ini basicya lah.... bisa di tambah dan bisa di kurangin.

Untuk buat itinerary biasanyaaku pake website/aplikasi tripadvisor. Jadi di sini kita bisa liat tempat2 wisata yang sudah di rating dan di kasih comment sama traveler lain. Tinggal kita baca aja kira2 kita suka atau ngga.

Aplikasi lain yang aku pake untuk buat itinerary adalah Ulmon (untuk android). Kita bisa download offline mapnya juga. Jadi  kalau di Negara tujuan gak ada wifi atau internet masih bisakita pakai sebagai peta cadangan kalau nyasar.

Ulmon ini enaknya kita bisa liat jarak antara tempat tujuan wisata dan listnya bisa kita mark dan kita simpan loh. Jadi enak banget kalau mau buat walking tour sendiri. Di ulmon juga udah lengkap stasiun mrt dan restoran2 juga.

Untuk cari kereta atau pesawat antar kota, kalau di eropa dan sekitarnya aku masih pake aplikasi dan website rome2rio. Untuk Rusia yang pasti kepake cuma situs/website RZD. Tenang ada versi ahasa inggrisnya kok.

Untuk akomodasi---nahhhh hati2 ini juga parallel dengan pembuatan visa>>harus bisa cari hotel/hostel yang di bayar penuh di muka. Jadi aplikasi yang aku pake full semua hahah mulai dari aplikasi/web hostel.com, hostelworld.com, hotel.com, sampr pake situs rusia ostrovok. Ingat ya.... harus di bayar full... kalau mereka ngga ada opsi buat bayar full---forget about it.

Dan harus di ingat, untuk kasus trip ke Rusia.... itinerary ini kaitannya sangat erat dengan syarat pengajuan visa... why? sebab untuk mengajukan visa harus ada yang namanya visa support. Visa support ini harus jelas isinya tanggal masuk dan keluar Rusia dan kota-kota yang akan kita kunjungi beserta nama hotel yang sudah kita bayar full di muka (haaaahaaaaaa complicated kaaan).

Selamat mencoba!









  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Visa Rusia Yang Gemesin!

Ibarat pacar yang cakep tapi judes, gitulah gue ngebayangin ngurusin visa Rusia. Pengen bejek2 tapi butuh.


Tahun 2012 gue sempat belajar bahasa Rusia di PKR Jl. imambonjol Jakarta. Lumayan lah u ntuk basic sekalian baca tulis cyrillic yang ajaib itu. Namun apadaya berhubung kantor jauh dengan PKR pupus lah kursus gue sampe level 2 doang. Itupun dah bangga banget bisa baca cyrillic ibarat bisa baca puzzle yang orang gak tau artinya apa.

Waktu kursus, sering dengar gimana gampangnya dapat visa Rusia, yang penting di visa supportnya, kata orang2 jaman dulu. Gue sih yang dengar iseng2 cuma itu doang yang nempel di kepala sebab again, sama kek ke Eropa, gue gak kebayang bakalan nginjakin kaki di negara beruang merah ini.

Setelah dapet Visa USA tadinya akukhawatir bakalan pengaruh ke pengajuan visa Russia tapi ternyata ngga juga.

Tiap negara juga beda2 untuk persyaratan visanya,termasuk Russia. So far aku bakalan bilang ini visa yang paling gampang2 susah yang pernah aku dapatin.

Gue dapat informasi yang simpang siur dari grup traveling di facebook, sampe nanya2 sama guru bahasa Rusia gue (yang ikutan bingung kenapa riweh amat siiihh) akhirnya aku ke kedutaan Russia dan menanyakan sendiri secara jelas soal syarat untuk pengajuan visa Rusia.

Untuk syarat jelasnya bisa dilihat di website kedutaan besar Russia di sini secara singkat syarat utamanya;
  1. Mengisi  formulir visa secara online di website visa.kdmid.ru Note: formulir standarduntuk backpground check yang  menanyakan soal history traveling, tujuan, dan detail pekerjaan kita. Formulir di print, di tanda tangani dan satu foto di tempel di sana.
  1. Passport asli dan fotocopyannya Note: passport harus belum expired kurang dari 6 bulan
  1. 2 photo, size 3 x 4, color, white background. Note: Pada kenyataan yang di pake Cuma satu.
  1. Confirmation letter/Visa Support dari hotel atau travel agent yang authorized Note: Ini bagianpaling tricky. Harus di ingat, semua hotel yang ada dalam surat confirmation ini harus sudah fully booked alias di bayar penuh di depan, dan harus adabukti pembayaran resmi dari hotel tersebut berupa kwitansi/tanda terima/invoice. Jadi sebelum pesan visa support ini, make surehotel/hostel kamubisa provide kwitansi/invoice tadi dan bisa dikirimkan via email sebab ngga semuahotel/hostel mau menyediakan bukti bayar tadi. Selain buktipembayaran tadi dari hostel potongan kartu kredit/statement kartu kredit juga harus di lampirkan juga (inilah info yang aku dapatkan langsung). Sudah dapat semua bukti pembayaran, baru tahap berikutnya kamu bisa  pesan visa support ini. Dan juga bukti pembayaran visa support harus di lampirkan. Website yang aku pakai? https://bronevik.com/ memang sedikit lebih mahal dari website lain yang umumnya di pakai orang Indonesia. Tapi selisih Rp 50. 000,- tapi worthy dengan pelayanan dia yang cepat just in case kalau misalnya ada masalah.
  1. Ticket (airlines/train/bus) in and out of Russia; Note: Tiket di print out dan harus sudah terbayar penuh/bukan cuma confirmed tapi juga "issued". 
Intinya Cuma itu aja.

Ribetnya di mana? Jawabannya ada di syarat2 pendukung yang ngga ada di dalam website. Ini baru ada “desas-desusnya” dari bulan Maret 2017 kemarin yang di sebarkan sesame traveler dari Indonesia. Ada yang mesti tambah dokumen inilah—dokumen itulah. Malah ada ibu2 yang aku ketemu di kedutaan di minta uang tabungan Rp 100juta {katanya!) sebab isi statusnya sebagai ibu rumah tangga (berangkat bareng suaminya yang udah ada visa Rusia duluan) jadi bikin jantuung nge drop ke lantai (dramatis).

Untuk yang hobi traveling secara fluid kek gue, yang ngga mau ikut itineraries, ini kek mati gaya hahahah kita harus benar2 sesuai dengan jadwal yang kita sudah ajukan melalui visa support tadi. Dan yang bikin kepala pusing adalah nanya ke hostel yang kadang jawabannya lamaaa banget (time difference) plus ngga nyambung gara-gara kendala Bahasa.

Disinilah bedanya dengan visa Schengen atau visa USA.

Untuk visa Rusia akomodasi harus fix. Dibayar penuh di muka. Sedangkan untuk visa Schengen ngga perlu di bayar cukup lampirkan saja print out dari bookingdotcom sudah cukup. Tiket pesawat PP pun Cuma dummy tiket yang ngga ada di bayar apa2nya. Inilah bedanya dengan visa Russia.
Website/aplikasi yang aku pakai untuk menghindari bayaran DP doang/untuk pembayaran penuh:
  • Hotels.com
  • Hostelbookers.com
  • Ostrovok (website rusia)

Website lain juga bisa kek agoda, tapi fee nya kelewat gede jadi kadang harganya lebih mahal dari website lain. Ini pilihan sih. Sesuai tema, kita kan backpacker yang lebih ngutamain harga yang ekonomis.

Kalaupun mau tetap pakai booking.com perhatikan pembayarannya. Kalau misalnya Cuma bisa bayar DP aja artinya pilih hotel/hostel lain deh. Atau kalau bener2 ngebet dengan akomodasi tersebut tinggal hubungi, bisa atau ngga untuk full payment di depan, dan apakah bisa mengirimkan bukti bayar penuh via mail.

Untuk mengontak semua akomodasi ini percaya atau ngga, kita ngabisin full 2 minggu, back and forward. Syukurya website kek booking.com sama hostel.com cukup cooperative dan mereka membantu untuk menghubungi akomodasi yang kita mau tersebut.

Jadi ada bagusnya untuk mulai proses pembuatan visa ini 3 bulan dari sebelum berangkat. Horor banget kalau di buru2.

Selain dokumen di atas aku juga nyiapin dokumen pendukung lain (yang di pisah tentunya) just in case dan ngga di masukkan kedalam dokumen, tapi kalua di minta tersedia.
  1. Asuransi global/worldwide coverage dari ACA (lebih kepada faktor kebiasaan)
  2. Detailed travel itineraries kita (juga kebiasaan udah di siapin)
  3. Boookingan tiket kereta dan pesawat selama disana

Saat mengajukan, kita datang ke kedutaan jam 7.30 pagi dan dapat urutan nomor 5. Ternyata nomor antrian di gabung dengan travel agent yang sudah pada ngantri dari sebelum jam 7 pagi!

Jangan lupa be presentable lah ya… namanya juga mau apply masuk kerumah orang, jangan kek gembelita lah pake tuh mascara cetar baday sama eye liner agak naikin dikit, lipsticknya yang cerah jangan kek niatan mo jadi gembel beneran di negara orang, taylor made a man kata bokap gue dan selalu gue pegang.

Proses masuk ke dalam kedutaan ngga seribet kedutaan lain. Ada locker yang di sediakan untuk menyimpan tas dan HP di larang di bawa masuk. Nomor antrian dari luar akan di tukarkan dengan nomor antrian di dalam, siapkan KTP juga untuk di titipkan ke pak security. Untuk bapak securitynya ramah kok, sama ada satu om2 yang hobi banget bolak balik dari depan pintu masuk ke bagiian dalam. Memang keliatan serem, tapi coba senyum deh, dia senyum balik kok, ramah juga orangnya ^,^ paling gak sama gue ramah lah ya hahahaha…

Untuk yang perginya berengan cukup ambil satu nomor aja. Oh ya, pengajuan visa ini bisa di wakilkan loh. Jadi ngga perlu datang segambrengan. Duduk dan tinggal nunggu di panggil aja.

Mbak Rina, admin yang mejanya ada di pojokan setelah pemeriksaan security yang terima dokumen kita, begitu liat susunan dokumen kita, dia senyum bilang; rapi banget mbak (sumringah dong gue) hahahah “udah sering ngurus sendiri mbak” kita jawab gitu aja. Bagus deh mudah2an lancar. Dia Cuma cek di visa invitation dan seperti info yang kita dengar juga ada beberapa visa invitation yang memang di palsuin. Tapi untuk dari website kita lumayan kredibel (yukkk tariiikkk). Ingaaaa buat apa beli murah kalua depannya beribet.

Berhubung summer jadi memang rame banget. Dan menurut mbak Rina juga tahun ini (2017) terjadi kelonjakan aplikasi visa mulai dari Januari, dan puncaknya di mulai Mei—waktu summer di mulai. Again, ini saat2 ngurus visa secepatnya sebab memang rame banget. (ngga serame visa USA atau Schengen sih.. tetepp.. hahah)

Sudah dokumen di periksa, bayar sejumlah USD 70. Lebih baik siapkan uang USD sebab untuk bayar dalam rupiah kursnya kalua ngga salah di jadikan Rp 14.000/USD nya. Sudah bayar tinggal tunggu kwitansi. Passport kita bisa di ambil 20 hari kemudian.

Oh ya biaya visa sebagai berikut detailnya:

VISA PROCESSING FEES FOR INDONESIAN CITIZENS
Standard
Process 4 till 20 days
Express
Process 1 till 3 days

SINGLE ENTRY
(tourist; business; working; transit)


$70, - USD
    $ 140,- USD

DOUBLE ENTRY
(tourist; business; transit)

   $ 112,- USD
   $ 224,- USD
MULTIPLE ENTRY
(business)

  $210,- USD

  $420,- USD

Visa for student
(single entry)

 $70,-USD
   $140,-USD
For a tourist group normal processing is minimum 14 – 20 working days, express - one week.


Di kwitansi nanti di tulis tanggal pengambilan passport. Sebenarnya sih kalua kwitansi ini udah keluar ya sudah tenang ya, visa 80% artinya udah di tangan hahahha.

Ini beda lainnya di bandingkan dengan kedutaan lain. Kedutaan Rusia ngga bakalan mau terima uang pembayaran sebelum yakin dokumen yang kita submit lengkap semua. Baru mereka keluarkan kwitansi. Jadi bisa di bilang uang gak bakalan angus kek kasus apply visa di kedutaan lain.

Selama masa tunggu banyak2 doa aja mudah2an semua dokumen terferifikasi dengan baik, jadi ngga perlu mondar mandir ke kedutaan.

Udah gitu aja sih, ngga ribet asal lu tau apa yang mesti di kerjain. Jangan terlalu dengar banyak info “katanya” datangin langsung kedutaan kalua perlu. Mereka ramah kok.

Tips dari aku untuk yang mau apply visa:

  1. Buat itinerary 2 bulan sebelum berangkat dan mulailah bayar/booking akomodasi dan transportasi penuh. Selain hotel besar-hostel2 jarang ada yang lancar bahasa inggrisnya. Butuh waktu berhari2 untuk dapat balasan dari hostel.
  2. Buatlah itinerary se efisien dan se masuk akal  mungkin. Masuk akal dalam artian, pertimbangkan faktor cuaca, kondisi fisik, keuangan, sama waktu perjalanan. Traveling di saat winter ingat2 aja ya.... di Rusia winter antara -20c sampai -40c Traveling di waktunya summer antara Juni-August aja masih ketemu 9-12c. Summer mereka sih ngga lebih dari plus 25c lah kali yaaa...
  3. Cari hotel dan hostel yang bisa di bayar di muka full, alias bayar keseluruhan lunas. Kalau mereka ngga bisa, skip cari yang lain.
  4. Berhati2 dengan tawaran surat sponsor murah atau bahkan gratis. Ada beberapa perusahaan sponsor visa yang agaknya masuk ke dalam "hotlist" kedutaan Rusia di Jakarta. Biarlah bayar sedikit lebih tapi yang penting visa cepat di proses.
Good luck buat yang  mau coba!

Untuk detail trip ini yang lain (akomodasi & transport) aku posting lain waktu.
Aku juga baru mau start IG untuk trip ini di: indoflyingfox mudah2an bisa upload semua foto2 selama perjalanan di sana :)


#visarussia
#visarusia
#pengajuanvisarusia
#moscow
#St.Petersburg

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Backpacker Girls
Add blog to our blog directory.