RSS

Pindahan Tulisan Bahasa Indonesia

Dear pembaca, untuk kedepannya tulisan dalam bahasa Indonesia di blog ini bakalan aku pindahkan ke blog aku yang lain "Nona Backpacker" biar gak bingung bacanya.. thanks!


My dearest 2nd Schengen Visa (pengajuan via Konsulat Jerman Surabaya)

Kemarin baru aja buat visa schengen melalui Konsul Kehormatan Jerman di Surabaya. To make it short langsung aja deh. Jadi pokok bahasan curhat gue kali ini soal proses yang di Surabaya ya walopun kurang lebih sama dengan di Jakarta…….

Awal cerita di mulai dari pikiran sumpek kerja di daerah terpencil (dan alesan2 gak masuk di akal lainnya) keisengan nanya-nanya kantor soal liburan apakah di bolehkan atau ngga dan akhirnya ditanya mau kemana sih?? Gue sih iseng jawab YUROP lah… tapi hahah memang kangen sih.. jadi yah diiringi doa (dan lirikan tajam bos) akhirnya di niatkan benar ke Eropa (dadakan).

Tujuannya kali ini hanya di Jerman dan seputarannya. Cuma 14 hari dan dikala winter, sebab aku sudah pernah datang waktu summer. Ngga punya banyak rencana sebab yang aku tau aktivitas selama musim dingin agak terbatas, kecuali kalau kamu suka winter adventure, ski dll. (guehh kaga tahan dingin cuyy)

Berhubung lokasi kerja aku sekarang pindah ke Jawa timur dengan segala pertimbangan dan hasil terawangan, maka ya sudahlah apply dari Konsul Jerman di Surabaya ajalah. Namanya juga dadakan ngga ada rencana matang.

Alamat Konsul Kehormatan Jerman ada di Jl. Dr Wahidin No 29 Surabaya.

Dulu waktu ke Eropa 2011, rencana dibuat matang sebab belum pernah ke sana dan secara sendirian, antisipasi segala macam keadaan deh pokoknya. Tiket sudah di beli 3 bulan sebelum keberangkatan. Itinerary selesai, mateng di buat di excel isinya rincian biaya and how to get there, semua moda transport yang available di tulis, just incase ketinggalan bus atau kereta. Sampe packing list di buat juga dengan detail. Pokoknya komplit lah.

Pengurusan visa juga di buat di bulan February (berangkat Mei), izin kantor berangkat ke Jakarta dan akhir Maret visa di approve.

Kali ini gue beda. Ngga ada persiapannya hahahha (ketawa gila stress abis).

Kali ini mulai pengumpulan dokumen September akhir dan pengajuan visa Oktober niat berangkat November akhir sampai dengan Desember hahahha…..

Kali ini pengurusan visa schengen sudah agak berbeda dengan tahun 2011, selain ada system VIS yang baru sejak November 2013, perbedaan juga ada hubungannya dengan lokasi pengajuan sih. Bedanya;

  1. Konsul Jerman di Surabaya hanya menerima formulir yang di isi secara online melalui website Videx (https://videx.diplo.de/). Keduaan besar Jerman di Jakarta masih menerima formulir manual yang di berikan secara gratis. Aku terusterang agak grogi dengan Videx sebab kalau ada kesalahan maka akan butuh di upload ulang filenya dan di print lagi. Kalau untuk form manual bisa di copy/print sebanyaknya kalau salah bisa di tulis tangan ulang.
  2. Biaya proses visa melalui konsulat lebih mahal. Rincian biayanya: 60 euro untuk biaya pembuatan, 30 euro untuk konsulat dan Rp 50.000,- untuk ongkos kirim. Semuanya di bayarkan dalam mata uangn rupiah (aku kena total Rp 1.400.000,-). Di kedutaan besar Jerman di Jakarta biaya yang di keluarkan hanya 60 euro (hanya biaya pembuatan)
  3. Lama proses visa. Di Kedutaan besar Jerman di Jakarta lama proses hanya 10 hari (dari yang tadinya hanya 3 hari hikkkssss). Lama proses pembuatan visa melalui konsulat adalah sampai dengan 14 hari. Jadi kurang lebih di buatlah timelinenya... kalau butuh buru-buru 4 hari selisih itu memang sesuatu bangeddd... tapi kalau kek aku yang kepepet... apa boleh buat deh.
  4. Untuk membuat janji dengan konsul hanya bisa via telepon masih belum bisa melalui website seperti kedutaan besar. Nomor telepon konsul kehormatan Jerman di Surabaya: 031 563 1871

Untuk syarat2 wajib/utama masih sama sih dengan kedutaan besar di Jakarta. Cuma saran aku mendingan dokumen pendukung lainnya juga di bawa.

  1. Formulir yang di isi online di website Videx ini (asli 1 lembar). Untuk formulir manualnya bisa di download disiniTips: beda dengan formulir manual yang dulu gue isi, yang kali ini kalau memang ngga perlu diisi yaaa di kosongkan aja ngga perlu di tulis “N/A” kek formulir manual tahun 2011 dulu. Sebab yang di baca sama mesin scan permohonan nanti adalah barcode jawaban dari formulir videx yang di isi
  2. Lembar pernyataan berdasarkan Undang-undang izin tinggal pasal 54, 55 serta jadwal perjalanan yang sudah di tanda tangani (semua harus asli). Formulir bisa di download klik disin Tips:  isi tanggal sesuai dengan tanggal pengajuan visa. Kasih daftar detail sesuai dengan rencana perjalanan berapa lama tinggal di suatu Negara (kalau mau traveling ke negara lain selain Jerman) dengan memberikan kode Negara sesuai petunjuk. Kalau mau ambil visa 90 hari dengan multiple entry, jadwal perjalanan berikutnya ke negara2 Schengen harus juga diisi. Jangan lupa untuk membuat asuransi yang masa berlakunya mengcover 90 hari kalau perlu satu tahun.
  3. Foto biometris berwarna dengan latar belakang putih atau abu-abu muda, ukuran 3,5 x 4,5 cm. Wajah setidaknya mengisi 80% dari keseluruhan gambar. Untuk foto ini aku sengaja udah foto dari bulan September di Fuji film di ground level Mall Grand Indonesia Jakarta. Mereka benar-benar mengecek foto ini loh jangan sampai salah ukuran dan komposisi perbandingan. Yang dii butuhkan 2 lembar. Satu di tempelkan ke formulir dan satu di kelipkan ke formulir.
  4. Passport yang masih berlaku, minimal 3 bulan sebelum masa visa berakhir. Minimal ada 2 halaman kosong (asli ngga perlu fotocopy). Kalau ada passport lama yang banyak stempel visanya, lampirkan juga buat referensi. Aku kemarin dengan pertimbangan di passport lama ada visa Schengen dari kedutaan Jerman juga jadi aku lampirkan juga.
  5. Untuk Asuransi, Isi formulir yang bisa di download di siniPolis asuransi yang memenuhi syarat adalah mengcover jumlah pertanggungan minimal 30.000 euro. Bukan harganya yang 30.000 euro ya… perhatikan nominalnya juga jangan kejebak sebab 30.000 usd beda dengan 30.000 euro. Untuk asuransi lokal, aku masih liat ACA dan AXA yang masih jadi favorit traveler yang mengajukan visa schengen. Kedua asuransi ini mengcover nilai pertanggungan sesuai dengan syarat pengajuan visa schengen. Tapi AXA kelebihannya bisa di ajukan secara online jadi ngga perlu mendatangi kantor asuransi. Untuk ACA, keknya postingan aku yang lama tahun 2011 dulu nemu satu agen yang mau ngantarin asuransi langsung hari minggu pula. Kalau mau visa 90 hari pastikan di halaman ke dua di isikan tanggal berlaku asuransi. Kalau mau 90 hari ya belilah asuransi yang berlaku sampai dengan 3-6 bulan, atau yang satu tahun, mudah2an bisa di approve 90 harinya.
  6. Biaya pembuatan visa sebagaimana yang gue sebutin sebelumnya. Untuk di Konsulat ada biaya tambahan 30 euro dan ongkos kirim sebesar Rp 50. 000,- biaya pembuatan visa ini di bayarkan dalam rupiah dan tergantung kurs Euro pada saat pengajuan permohonan
  7. Surat Keterangan kerja dari kantor. Isinya intinya menyatakan bahwa perusahaan mengetahui rencana perjalanan kita dan menjamin bahwa kita akan kembali bekerja serta meminta agar di bantu proses pembuatan visanya.
Surat Keterangan Kerja aplikasi Schengen

Syarat tambahan (tergantung faktor keberuntungan) baiknya disiapkan juga;

  1. Payrolslip dari kantor (gue siapin 3 bulan terakhir)
  2. Rekening koran tabungan selama 3 bulan terakhir (kalau BCA di charge per lembar Rp 8000,-)
  3. Booking tiket pesawat/itinerary. Ingat, bukan issued tiket sebab kalau visa tidak di approve sayang dunk uang tiket yang pastinya di atas 5 juta. Aku booking melalui website KLM, dan metode pembayaran dengan melalui ATM sehingga ada waktu 48 jam pelunasan, nomor booking sudah keluar juga
  4. Kalau pakai penjamin dari Jerman, minta buatkan surat undangan tertulis dan Verpflichtungserkl√§rung yang di buat di Jerman. Surat Verpflichtungserkl√§rung harus di serahkan yang asli dan 1 fotocopy. Surat undangan cukup yang asli. Fotokopi identitas pengundang KTP/Passport juga harus di lampirkan   


Invitation Letter Schengen Visa


Untuk seluruh checklist dokumen yang di perlukan bisa liat di halaman ini.


Untuk detail pengalaman applynya aku tulis di tulisan berikutnya yaaaaa…….

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Backpacker Girls
Add blog to our blog directory.